Antara Hidup dan Mati: Kisah Awal Mula $uicideboy$ Membangun Dinasti G59 dari Jalanan New Orleans
Antara Hidup dan Mati: Kisah Awal Mula $uicideboy$ Membangun Dinasti G59 dari Jalanan New Orleans
Jika kita bicara tentang skena underground hip-hop yang berhasil meledak menjadi fenomena global, nama $uicideboy$ adalah nama yang mustahil untuk dilewati. Namun, sebelum mereka memenuhi panggung-panggung besar dan mengumpulkan miliaran stream, duo asal New Orleans ini memulai segalanya dari titik yang sangat gelap.
Bagi mereka, musik bukan sekadar karier; musik adalah jalan keluar terakhir. Secara rasional, $uicideboy$ adalah bukti nyata bahwa rasa sakit, depresi, dan keterasingan bisa diubah menjadi karya seni yang sangat kuat jika dikelola dengan kejujuran total. Mari kita bedah bagaimana Ruby da Cherry dan $crim memulai perjalanan “bunuh diri” mereka di industri musik.
1. Sepupu dengan Visi yang Sama
$uicideboy$ terdiri dari dua sepupu: Aristocos Petrou (lebih dikenal sebagai Ruby da Cherry) dan Scott Arceneaux Jr. (dikenal sebagai $crim). Mereka tumbuh di wilayah New Orleans, sebuah kota yang punya sejarah musik yang kuat tapi juga sisi gelap yang nyata.
Sebelum bersatu, mereka punya latar belakang musik yang berbeda. Ruby lebih condong ke skena punk dan emo (dia adalah seorang pemain drum), sementara $crim adalah seorang DJ dan produser hip-hop. Perbedaan latar belakang inilah yang membuat metabolisme musik $uicideboy$ terasa sangat unik—campuran antara energi punk yang kasar dan beat trap yang kelam.
2. Perjanjian “Sumpah Mati” di Tahun 2014
Ini adalah bagian paling ikonik sekaligus ngeri dari sejarah mereka. Sekitar tahun 2014, keduanya merasa berada di titik terendah dalam hidup. Masalah ketergantungan zat, depresi, dan pekerjaan yang tidak jelas membuat mereka merasa tidak punya masa depan.
Mereka kemudian membuat sebuah perjanjian rahasia yang sangat serius: “Jika di usia 30 tahun mereka tidak berhasil sukses di dunia musik, mereka akan mengakhiri hidup mereka bersama.”
Bagi sebagian orang, ini mungkin terdengar ekstrem. Tapi bagi mereka, ini adalah motivasi utama. Mereka mempertaruhkan segalanya. Tidak ada rencana B. Fokus mereka hanya satu: membuat musik yang jujur tentang apa yang mereka rasakan, tanpa peduli pada standar radio atau industri besar.
3. Era SoundCloud dan Ledakan G59
Mereka mendirikan label sendiri bernama G*59 Records. Nama ini diambil dari jalan tol I-59 yang membelah New Orleans dan memisahkan wilayah kulit putih dan kulit hitam secara geografis.
Mereka mulai membanjiri SoundCloud dengan rilisan yang luar biasa produktif. Seri EP mereka yang bertajuk “Kill Yourself” (KYS) menjadi pondasi awal basis penggemar mereka. Musik mereka yang gelap, lirik yang membahas kecanduan, pemikiran bunuh diri, hingga okultisme, ternyata beresonansi dengan jutaan anak muda di seluruh dunia yang merasakan hal yang sama.
4. Mengapa Mereka Begitu Dicintai?
Secara sosiologis, $uicideboy$ mengisi ruang yang kosong. Saat rapper lain sibuk pamer perhiasan dan kehidupan mewah, Ruby dan $crim justru tampil sederhana dan jujur dengan luka-luka mereka. Mereka adalah suara bagi mereka yang merasa terasing dan tidak dianggap oleh masyarakat.
Ketenangan batin yang mereka tawarkan bukan lewat lagu-lagu motivasi yang klise, tapi lewat pengakuan bahwa “tidak apa-apa jika kamu merasa hancur.” Penggemar mereka, yang sering disebut sebagai Grey Family, bukan sekadar pendengar, tapi komunitas yang merasa diselamatkan oleh lirik-lirik mereka.
Pelajaran dari Perjalanan Mereka
Melihat awal mula $uicideboy$ mengajarkan kita tentang totalitas. Mereka tidak mencoba menjadi orang lain. Mereka tetap pada gaya tampilan yang sederhana, menghargai privasi, dan tetap fokus pada kualitas musik meskipun mereka sudah menjadi jutawan sekarang.
Ruby dan $crim berhasil melewati masa-masa sulit itu. Mereka tidak harus menjalankan “janji” gelap mereka karena musik telah memberikan mereka tujuan hidup yang baru. Sekarang, mereka bukan lagi sekadar rapper SoundCloud, melainkan legenda hidup yang membuktikan bahwa kejujuran adalah senjata paling mematikan dalam seni.
Kesimpulan: Dinasti yang Dibangun dari Kejujuran
Dari jalanan New Orleans hingga memuncaki tangga lagu dunia, perjalanan $uicideboy$ adalah pengingat bahwa titik terendah bisa menjadi landasan pacu yang paling kuat. Mereka mengubah rasa sakit menjadi kekuatan, dan dalam prosesnya, mereka menyelamatkan diri mereka sendiri—dan jutaan orang lainnya.
Kini, $uicideboy$ tetap menjadi raja di jalur mereka sendiri. Tetap independen, tetap kelam, dan tetap jujur. Sebuah bukti bahwa kamu tidak perlu mengikuti arus untuk bisa menguasai lautan.
Gimana? Kamu lebih suka gaya rap Ruby yang melengking atau aliran flow $crim yang dalam dan berat? Tulis pendapatmu di kolom komentar, ya! G59 sampai mati!